Seminar Hima Manajemen : Tantangan Era Global
PIK-KRM DEWA-DEWI bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP-KB) Kabupaten Jombang menyelenggarakan Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi tentang Kesehatan Reproduksi Mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 20 November 2009 pukul 15.00 – 17.30 WIB. Diikuti oleh 30 dewa dan dewi, yang nantinya diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam pembinaan dan konseling sebaya di lingkungannya.
Materinya seru, sering bikin para dewa dan dewi tersipu. Oleh Bang Fuad, Tentang Kesehatan Reproduksi Mahasiswa dikupas tuntas, jelas, gamblang dan terbuka tentang seluk beluk sistem dan organ reproduksi. Gambarnya juga ditunjukkan. Bagaimana perkembangannya, fungsinya dan penggunaan yang benar juga dijelaskan. Semua disampaikan agar para dewa dan dewi tahu, kenal dan paham betul, so…. dengan begitu tahu juga menjaganya agar tetap sehat dan berfungsi sebagaimana mestinya. Sehat nggak sekedar bersih dan bebas penyakit, tapi termasuk sehat dalam arti fungsi dan penggunaannya….. paham kan????.
Oleh Mbak Ery, dari JCC (Jombang Care Centre), diulas tentang NAPZA. Ini juga biar para dewa dan dewi tahu, termasuk bahayanya sehingga bener-bener terjaga agar tidak terjerumus dalam penyakahgunaannya. SAY NO TO DRUGS !!!
Bapak Edy Latif dari BPP-KB Kabupaten Jombang juga menyampaikan penjelasan secara umum dan lebih luas, termasuk tentang pengetahuan Keluarga Berencana bagi para dewa dan dewi. Agar juga dipahami bahwa Keluarga Berencana (KB) bukan hanya milik mereka yang sudah berkeluarga/menikah tapi juga penting bagi generasi muda yang pasti juga akan menuju ke sana.
Kesimpulan, fokus tujuan utamanya adalah menjadikan para dewa dan dewi menjadi generasi muda yang sehat dan tangguh, mental dan fisk, dan terjaga dari badai jaman yang semakin kencang dan sering tidak bersahabat.
Materi lengkapnya masih dalam bentuk hard copy, jadi para Dewa’s lainnya sabar ya, insya Allah segera disiapin agar bisa di download disini.
Selasa malam, 3 November 2009, bertempat di Parkir Utara Kampus tercinta.
Digelar diskusi mahasiswa dengan tema ”Pengembangan dan Pembangunan Ekonomi berbasis kerakyatan dan potensi lokal” , bertindak sebagai narasumber adalah Bapak Adi Prasetyo, S.P., M.Si. Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Jombang.




Membangun, pada hakekatnya adalah upaya untuk mempersiapkan manusia menghadapi imperatif perubahan. Karena, suka atau tidak suka, dirancang atau tidak dirancang, perubahan akan dihadapi oleh manusia. Perubahan itu terjadi pada diri manusia sendiri, pada lingkungan masyarakat di mana ia berada dan pada tuntutan‑tuntutan agar ia bisa mempertahankan, menjaga dan meningkatkan survivalnya. Proses dan akibat perubahan itu akan dihadapi oleh semua manusia dan seluruh anggota masyarakat. Ada dua pihhan bagi manusia dalam menghadapi imperatif perubahan ini. Pilihan pertama, membiarkan perubahan itu terjadi sesuai kodratnya dan manusia menerima saja keharusan dan akibat perubahan itu, dan menyerahkan semuanya pada kehendak ‘nasib’. Atau, berikhtiar menyongsong perubahan itu dengan tekad untuk tetap bisa menguasai arah, mutu serta terpeliharanya tujuan hidup. Membangun, pada hakekatnya adalah upaya untuk mempersiapkan manusia menghadapi imperatif perubahan. Karena, suka atau tidak suka, dirancang atau tidak dirancang, perubahan akan dihadapi oleh manusia. Perubahan itu terjadi pada diri manusia sendiri, pada lingkungan masyarakat di mana ia berada dan pada tuntutan‑tuntutan agar ia bisa mempertahankan, menjaga dan meningkatkan survivalnya. Proses dan akibat perubahan itu akan dihadapi oleh semua manusia dan seluruh anggota masyarakat. Ada dua pihhan bagi manusia dalam menghadapi imperatif perubahan ini. Pilihan pertama, membiarkan perubahan itu terjadi sesuai kodratnya dan manusia menerima saja keharusan dan akibat perubahan itu, dan menyerahkan semuanya pada kehendak ‘nasib’. Atau, berikhtiar menyongsong perubahan itu dengan tekad untuk tetap bisa menguasai arah, mutu serta terpeliharanya tujuan hidup.
Melihat hal tersebut di atas, sudah saatnya pembangunan ekonomi daerah yang menyangkut sebagian besar kepentingan ekonomi rakyat banyak tidak berhenti hanya pada retorika saja, melainkan harus sesegera mungkin diwujudkan dalam aksi nyata dengan dukungan kebijaksanaan makro ekonomi. Hal ini antara lain diwujudkan melalui penerapan konsep pengembangan ekonomi yang berbasis pertanian dalam pembangunan ekonomi daerah atau pengembangan ekonomi lokal.
Namun, pada hakekatnya, kata Adi, ekonomi kerakyatan adalah bergeraknya sistem perekonomian yang melibatkan seluruh komponen masyarakat secara partisipatif aktif, dan tidak terkonsentrasi pada kelompok masyarakat tertentu saja yang memiliki kekuatan modal.
Materi selengkapnya dapat di download disini :

membanggakan..........
Terminologi wisuda sarjana, merupakan satu tahapan dimana seorang mahasiswa/i telah dinyatakan berhasil menempuh dan memenuhi ketentuan akademis maupun non akademis. Perjuangan yang dilalui oleh para wisudawan/ti ini, bukanlah suatu perjuangan yang ringan. Berbagai hambatan, rintangan dan tantangan telah dilalui dengan mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi serta sumberdaya yang ada, baik sumberdaya input, sistem dan proses akademik, maupun sumberdaya pendukung lainya.
Namun demikian, hendaknya momen ini tidak dijadikan tujuan akhir dari sebuah proses belajar dan berjuang dalam arti seluas-luasnya. Predikat Sarjana yang akan melekat pada diri para wisudawan/ti memiliki dua makna utama, yang pertama adalah sebagai pengakuan dan penghargaan bahwa yang bersangkutan telah benar-benar berhak dan layak menyandang gelar sarjana setelah dengan sungguh-sungguh memenuhi segala persyaratan kesarjanaan. Kedua, merupakan janji agung bagi para wisudawan/ti untuk dapat mengemban amanah dan segala konsekwensi keilmuannya, atas gelar sarjana yang disandangnya. Selamat atas keberhasilan para wisudawan/ti dan selamat mengemban amanah dalam rangka mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama ini pada semua lini kehidupan dan pembangunan sesuai dengan peran dan pekerjaan masing.
SELAMAT DAN SUKSES

DOWNLOAD INFORMASINYA DISINI PEDOMAN PKM 2009, FORMAT, INFO SURAT
KITA PUNYA PUSAT INFORMASI DAN KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI MAHASISWA [PIK-KRM], NAMANYA PIK-KRM ‘DEWA-DEWI’.
INI ADALAH KERJASAMA KITA DENGAN BKKBN PROPINSI JAWA TIMUR. MEMANG MASIH BARU, DAN INFRASTRUKTURNYA PUN KITA BELUM PUNYA, TAPI INI ADALAH SALAH SATU WUJUD DARI KOMITMEN KITA UNTUK MENCETAK DAN MEMMBANGUN GENERASI MUDA SEUTUHNYA, YAITU PARA SARJANA YANG HANDAL, BERDAYA SAING, BERMENTAL DAN BERMORAL UNGGUL.

Para Pengurus PIK-KRM 'Dewa-Dewi'

Para Duta Remaja dan PIK-KRR bersama dr. Boyke dan petinggi BKKBN
KLIK LINK http://ceria.bkkbn.go.id/
GPJ JADI NGGAK BIASA, KARENA ADA PARA DEWA’s YANG IKUT EXPO, MAKANYA JADI GPJ Plus……..

GPJ 2009 Plus Para Dewa's

Tak kenal maka tak sayang





UNTUK PARA DEWA’s YANG INGIN MENGIKUTI SILAHKAN MENYIAPKAN NASKAHNYA SESUAI KETENTUAN PENULISAN DAN BERKOORDINASI DENGAN PUKET III. DISEDIAKAN DANA PENGGANTI BIAYA CETAK DAN PENJILIDAN NASKAH.
BISA MELALUI TELEPON : O85 6481 51518




















